Seperti Apa Rasanya Angina? Salah Satu Kondisi Dada Sakit

Seperti Apa Rasanya Angina? Salah Satu Kondisi Dada Sakit

Dada Sakit – Angina klasik digambarkan sebagai tekanan dada yang menyebar ke lengan, ke leher atau rahang dan berhubungan dengan sesak napas dan berkeringat. Namun, pasien mungkin menggunakan kata-kata yang berbeda untuk menggambarkan rasa sakit, termasuk rasa sakit, berat, sesak, sakit, dan rasa penuh. Lokasi mungkin atau mungkin juga tidak di dada. Sebaliknya dapat digambarkan di perut bagian atas, punggung, lengan, bahu, atau leher. Gejala angina yang khas biasanya diperburuk dengan aktivitas dan akan sembuh atau membaik dengan istirahat.

Angina mungkin tidak menimbulkan rasa sakit dan sebaliknya dapat muncul sebagai sesak napas dengan olahraga, malaise, kelelahan, atau kelemahan. Pasien dengan diabetes memiliki sensasi nyeri yang berubah dan mungkin memiliki gejala atipikal yang nyata. Wanita mungkin tidak memiliki konstelasi gejala angina yang sama dengan pria.

Apa yang Menyebabkan Angina?

Jantung mendapat suplai darah dari arteri koroner yang bercabang dari aorta tepat saat ia meninggalkan jantung. Arteri koroner berjalan di sepanjang permukaan jantung, bercabang menjadi pembuluh darah yang lebih kecil dan lebih kecil karena mereka melenturkan setiap sel otot jantung. Alasan paling umum seorang pasien mengeluh angina adalah karena penyempitan arteri koroner yang disebabkan oleh penyakit jantung aterosklerotik.

Plak kolesterol secara bertahap terbentuk di lapisan dalam arteri koroner, mempersempit diameternya dan mengurangi jumlah darah yang dapat mengalir melewati penyumbatan. Jika jantung diminta untuk melakukan lebih banyak pekerjaan dan memompa lebih keras dan lebih cepat, oksigen yang cukup mungkin tidak dapat dikirim melampaui penyumbatan untuk memenuhi kebutuhan energi miokardium dan ini dapat menyebabkan gejala angina terjadi.

Karena setiap detak jantung tidak hanya mengirimkan darah ke tubuh, tetapi juga ke dirinya sendiri, ada berbagai sistem di dalam tubuh dan di dalam jantung yang harus berfungsi secara normal untuk mengantarkan oksigen ke otot jantung. Jika salah satu dari mereka, baik secara individu atau dalam kombinasi, gagal untuk melakukan hal tersebut secara memadai, angina dapat terjadi. Contohnya termasuk berikut ini:

Baca Juga: Mengapa Saya Sangat Lelah? Inilah Penyebab Umum Cepat Lelah

  • Sistem kelistrikan jantung harus mampu menghasilkan detak jantung yang tidak terlalu lambat (bradikardia) maupun terlalu cepat (takikardia). Mungkin ada masalah intrinsik dengan sistem penghantar listrik jantung. Fibrilasi atrium dengan respons ventrikel yang cepat, atrial flutter, dan takikardia ventrikel adalah tingkat yang terlalu cepat yang dapat dikaitkan dengan nyeri dada, sesak napas, dan gejala angina lainnya. Blok jantung lengkap bisa membuat jantung berdetak terlalu lambat. Irama jantung yang tidak normal mungkin disebabkan oleh kelainan elektrolit atau hormon, obat-obatan, atau konsumsi racun (misalnya overdosis kokain).
  • Katup jantung perlu membantu darah untuk mengalir antara ruang jantung dan ke tubuh dan paru-paru ke arah yang benar dan pada kecepatan yang tepat. Hal ini terutama berlaku untuk katup aorta yang mengontrol darah yang meninggalkan jantung ke aorta. Stenosis aorta yang parah atau penyempitan katup aorta, mungkin tidak memungkinkan cukup darah untuk meninggalkan jantung pada setiap detak jantung untuk memberikan aliran darah ke arteri koroner.
  • Otot jantung harus mampu mendapatkan tekanan atau kekuatan yang cukup untuk memompa darah. Kurangnya kemampuan ini mungkin karena kardiomiopati (kerusakan otot jantung).
  • Perlu ada cukup sel darah merah dalam aliran darah untuk membawa oksigen. Pasien yang mengalami anemia dapat mengalami sesak napas, kelelahan, dan nyeri dada saat beraktivitas.
  • Paru-paru perlu bekerja agar mereka memberikan oksigen yang cukup ke tubuh. Pasien dengan COPD atau emfisema mungkin tidak dapat mengekstraksi oksigen yang cukup dari udara untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Paling sering pasien ini mengalami sesak napas tetapi mereka juga dapat mengembangkan angina.
  • Keracunan tertentu termasuk karbon monoksida dapat mencegah oksigen menempel pada sel darah merah dan menyebabkan sesak napas dan nyeri dada.

Jika salah satu dari langkah-langkah ini gagal, otot jantung mungkin tidak mendapatkan cukup oksigen dan pasien mungkin merasakan dada sakit atau ketidaknyamanan yang disebut angina.

Pengobatan yang Paling Aman, Nyaman dan Tepat

Seperti apapun Anda menderita dada sakit tembus ke punggung, pengobatan yang tepat adalah dengan menggunakan terapi PAZ Al Kasaw. Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun. Dimana terapi ini sangat efektif untuk mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu. Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah SWT) Anda akan sehat.

Pengobatan dada sakit tembus punggung ini dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini. Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan. Anda juga bisa menghubungi kontak person Kak Umar melalui 0878-7600-0227. Semoga Allah memberikan ridlo-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau orang-orang tercinta Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *