Cara Mengatasi Vertigo Agar Tidak Kambuh Lagi

Cara Mengatasi Vertigo Agar Tidak Kambuh Lagi

Sakit kepala yang sering terjadi dan berputar-putar sering terjadi dan di raakan begitu menganggu. Penderitanya sering mengalami gejala dan sakit kepala berputar-putar sehingga mengganggu aktivitas yang di lakukan. Sehingga di perlukan sebuah solusi untuk cara mengatasi vertigo agar tidak kambuh lagi.

Vertigo adalah gejala yang menyebabkan seseorang mengalami sensasi pusing berputar yang muncul secara tiba-tiba. Pada kondisi yang parah, gejala vertigo bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sebab, vertigo bisa menyebabkan hilang keseimbangan dan disorientasi. Serangan vertigo bahkan bisa menyebabkan pengidapnya sampai terjatuh. Perlunya solusi nyata cara Mengatasi vertigo agar tidak kambuh lagi

Penyebab Vertigo

Penyebab utama vertigo adalah gangguan pada telinga bagian dalam, hal ini kemudian memicu masalah mekanisme keseimbangan tubuh. Sehingga sakit yang di rasakan timbul dan tenggelam di rasakan si penderita.  Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan vertigo, di antaranya:

  • Perubahan posisi secara tiba-tiba.
  • Migrain atau sakit kepala tidak tertahankan.
  • Stroke.
  • Penyakit Meniere, gangguan yang menyerang telinga bagian dalam.
  • Vestibular neuronitis, inflamasi saraf vestibular pada telinga bagian dalam.
  • Gangguan pada otak, misalnya tumor.
  • Obat-obatan tertentu yang menyebabkan kerusakan telinga.
  • Trauma atau luka di kepala dan leher.

Gejala Vertigo

Gejala yang umum terjadi saat seseorang mengalami vertigo adalah pusing berputar yang diikuti dengan telinga berdengung. Hal ini bisa memicu mual dan muntah. Jika kondisi ini dibiarkan berlanjut, pengidap vertigo bisa terjatuh karena kehilangan keseimbangan dan tidak bisa berdiri.

Apabila telah berbaring dan menutup mata, pengidap juga akan tetap merasa tubuhnya berputar dan rasa berdebar hingga dapat memicu pingsan. penderita yang sering mengalami cara mengatasi vertigo agar tidak kambuh Lagi

Saat vertigo menyerang, hal yang dirasakan bisa bervariasi, seperti pusing ringan dan muncul secara berkala. Serangan vertigo yang parah biasanya memiliki durasi yang lama dan bisa berlangsung selama beberapa hari sehingga pengidapnya tidak bisa beraktivitas secara normal.

Serangan awal vertigo biasanya berlangsung selama beberapa jam saja. Namun, jika tidak segera ditangani, vertigo akan selalu kambuh yang dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Sehinga di butuhkah sebuah cara mengatasi vertigo agar tdak kambuh lagi.

Pencegahan Vertigo

Sebelum vertigo menjadi lebih parah sebaiknya harus ada pencegahan yang bisa di lakukan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gejala-gejala vertigo muncul sebelum cara mengatasi vertigo agar tidak kambuh lagi, yaitu:

  • Menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
  • Segera duduk jika vertigo menyerang.
  • Gunakan beberapa bantal agar posisi kepala saat tidur menjadi lebih tinggi.
  • Gerakkan kepala secara perlahan-lahan.
  • Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk.
  • Bagi pengidap penyakit Meniere, batasi konsumsi garam dalam menu sehari-hari.
  • Posisi tidur orang vertigo dengan posisi telentang atau tulang punggung menyentuh kasur. Tidur dengan posisi telentang mampu mencegah penumpukan cairan serta membuat cairan kristal kecil pada telinga tidak bergerak-gerak

Bahaya komplikasi vertigo Jika sering kambuh, terlebih disertai gejala lain, seperti kelemahan pada satu sisi tubuh atau kesulitan untuk mengontrol gerakan tubuh, Vertigo bisa menjadi tanda dari gangguan pada sistem saraf. Salah satunya adalah stroke, yang dapat menyebabkan kecacatan permanen dan bahkan mengancam nyawa.

Vertigo bukanlah penyakit melainkan sebuah tanda adanya masalah pada otak, telinga bagian dalam maupun saraf sensorik. Ini biasanya menyerang lansia di usia 65 tahun ke atas namun juga dapat menyerang dewasa hingga remaja.

Jika Vertigo terus dibiarkan maka akan semakin memperburuk kesehatan saraf & menyebabkan komplikasi penyakit berbahaya lainnya. Solusi cara mengatasi vertigo agar tidak kambuh lagi sangat di butuhkan.

Cara Mengatasi Vertigo Agar Tidak Kambuh Lagi

Prevalensi vertigo di Indonesia pada tahun 2017 adalah 50% dari orang tua berumur 75 tahun, pada tahun 2018 50% dari usia 40-50 tahun dan merupakan keluhan nomor tiga paling sering dikeluhkan oleh penderita yang mulai mengambil tindakan setelah nyeri kepala dan stroke. Cara mengatasi vertigo agar tidak kambuh lagi dapat di ikhtiarkan dengan teapi PAZ Al Kasaw.

Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun oleh ustadz  Haris Moedjhid. Dimana terapi ini sangat efektif untuk memperbaiki sistem tubuh dan mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu. Salah satunya adalah dengan memperbaiki tulang belakang.

Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) Anda akan sehat.
Pengobatan ini dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini.

Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan. Ya demikianlah kupasan, Cara Mengatasi Vertigo Agar Tidak Kambuh Lagi, semoga bisa membantu.  Insyaa Allah metode PAZ Al Kasaw bisa membantu mengatasi keluhan tersebut.

Anda juga bisa menghubungi kontak admin Mbak Khadijah melalui.

  • Telepon:0813-2671-1362
  • WhatsApp: 0813-2671-1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau

orang-orang tercinta Anda.

Tips Jitu Untuk Cara Menghilangkan Vertigo Secara Alami

Tips Jitu Untuk Cara Menghilangkan Vertigo Secara Alami

Sering kali kita mengalami sakit kepala dan pusing di satu sisi saja, dan bahkan sakitnya seperti berputar-putar dan cukup menggangu. Namun, kita tidak menyadari bahwa itu merupakan gejala vertigo. Jangan khawatir, sekarang ada cara menghilangkan vertigo secara alami dan no ribet.

Vertigo adalah gejala yang menyebabkan seseorang mengalami sensasi pusing berputar yang muncul secara tiba-tiba. Pada kondisi yang parah, gejala vertigo bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

 Vertigo bisa menyebabkan hilang keseimbangan dan disorientasi, serangan vertigo bahkan bisa menyebabkan pengidapnya sampai terjatuh. Apakah vertigo itu berbahaya? Vertigo tidak berbahaya bila di tangani dengan tepat.

Saat vertigo menyerang, hal yang dirasakan bisa bervariasi, seperti pusing ringan dan muncul secara berkala. Serangan vertigo yang parah biasanya memiliki durasi yang lama dan bisa berlangsung selama beberapa hari sehingga pengidapnya tidak bisa beraktivitas secara normal.

Secara umum, keluhan ini banyak ditemui dalam keseharian dan jarang menyebabkan dampak fatal. Vertigo bukanlah penyakit melainkan sebuah tanda adanya masalah pada otak, telinga bagian dalam maupun saraf sensorik. Ini biasanya menyerang lansia di usia 65 tahun ke atas namun juga dapat menyerang dewasa hingga remaja.

Namun vertigo yang muncul terlalu sering, mendadak, sangat parah, atau tidak sembuh-sembuh, perlu diwaspadai. Bukan vertigonya yang berbahaya, melainkan kondisi lain yang mungkin memicu keluhan tersebut.

Faktor Risiko Vertigo

Ada beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami vertigo, yaitu:

  • Berusia lebih dari 50 tahun.
  • Wanita.
  • Pernah atau sedang mengidap luka di kepala.
  • Sering menggunakan obat-obatan tertentu.
  • Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat vertigo.
  • Mengalami infeksi pada telinga.
  • Sedang stres berat.
  • Sering mengonsumsi alkohol.

Penyebab Vertigo

Penyebab vertigo kumat adalah gangguan pada telinga bagian dalam, hal ini kemudian memicu masalah mekanisme keseimbangan tubuh. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan vertigo, di antaranya:

  • Perubahan posisi secara tiba-tiba.
  • Migrain atau sakit kepala tidak tertahankan.
  • Stroke.
  • Penyakit Meniere, gangguan yang menyerang telinga bagian dalam.
  • Vestibular neuronitis, inflamasi saraf vestibular pada telinga bagian dalam.
  • Gangguan pada otak, misalnya tumor.
  • Obat-obatan tertentu yang menyebabkan kerusakan telinga.
  • Trauma atau luka di kepala dan leher.
  • Tumor

Ciri-ciri Penyakit Vertigo

Apa ciri ciri penyakit vertigo? Gejala yang umum terjadi saat seseorang mengalami vertigo adalah pusing berputar yang diikuti dengan telinga berdengung. Hal ini bisa memicu mual dan muntah. Jika kondisi ini dibiarkan berlanjut, pengidap vertigo bisa terjatuh karena kehilangan keseimbangan dan tidak bisa berdiri. Apabila telah berbaring dan menutup mata, pengidap juga akan tetap merasa tubuhnya berputar dan rasa berdebar hingga dapat memicu pingsan.

Serangan awal vertigo biasanya berlangsung selama beberapa jam saja. Namun, jika tidak segera ditangani, vertigo akan selalu kambuh yang dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke.

Pencegahan Vertigo

Jika Anda sedang mengalami vertigo, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan gejalanya, yaitu:

  • Tidak banyak bergerak
  • Duduk atau berbaring ketika vertigo terjadi
  • Tidak mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba
  • Tidak membaca tulisan apa pun
  • Menghindari sinar yang terlalu terang

Vertigo dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor risikonya, misalnya dengan memakai helm saat mengemudikan kendaraan atau memakai pelindung tubuh saat berolahraga. Hal tersebut untuk menghindari cedera pada kepala yang dapat menimbulkan vertigo.

Cara Menyembuhkan Vertigo Secara Total

Perlu diketahui, vertigo bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari suatu masalah kesehatan pada tubuh. vertigo bisa muncul sebagai tanda penyakit tertentu. Maka dari itu, penanganan vertigo dilakukan tergantung pada penyakit yang menjadi penyebabnya. Vertigo bisa kambuh kapan saja, baik saat beraktivitas atau bahkan beristirahat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penanganan secara mandiri, sehingga gejala yang dialami bisa segera mereda dan Anda pun dapat kembali melanjutkan aktivitas.

cara menghilangkan vertigo secara alami dapat di ikhtiarkan dengan ikhtiar pengobatan PAZ Al Kasaw. Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun oleh ustadz  Haris Moedjhid. Dimana terapi ini sangat efektif untuk memperbaiki sistem tubuh dan mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu.

Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) Anda akan sehat. Pengobatan  vertigo ini dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini.

Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan. Ya demikianlah kupasan, Tips Jitu Untuk Cara Menghilangkan Vertigo Secara Alami, semoga bisa membantu.  Insyaa Allah metode PAZ Al Kasaw bisa membantu mengatasi keluhan tersebut.  

Anda juga bisa menghubungi kontak admin Mbak Khadijah melalui:

  • Telepon: 0813-2671- 1362
  • WhatsApp: 0813-2671- 1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau

orang-orang tercinta Anda.

Pengobatan Alergi Perubahan Suhu Dengan Metode PAZ Al Kasaw

Pengobatan Alergi Perubahan Suhu Dengan Metode PAZ Al Kasaw

Sebagian orang merasakan gatal ketika terkena hawa dingin, tanpa sengaja menyentuh benda yang sangat dingin seperti es, berenang di air dingin, atau saat kulit terkena air hujan yang sejuk. Kondisi ini bisa jadi salah satu gejala alergi perubahan suhu.

Alergi perubahan suhu menimbulkan biduran yang muncul akibat udara dingin, ini ditandai dengan bentol dan gatal di kulit yang muncul beberapa menit setelah terpapar suhu dingin. Alergi dingin biasanya terjadi pada remaja yang beranjak dewasa. Reaksi alergi ini akan hilang dengan sendirinya, tetapi bisa juga diatasi dengan beberapa cara bila memang dirasa mengganggu.

Setelah hilang, reaksi alergi dapat muncul kembali jika penderitanya terpapar suhu dingin. Alergi dingin bisa terjadi pada siapa saja, penyebab pastinya sebenarnya belum jelas. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko.

Tidak semua orang dapat menikmati udara, cuaca, atau suhu dingin. Selain menggigil karena kedinginan, beberapa orang ada yang mengalami alergi dingin saat suhu sedang rendah.

Alergi dingin atau urtikaria dingin adalah reaksi kulit selama beberapa menit setelah kamu terkena paparan dingin, baik dari air maupun udara.

Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab alergi dingin, termasuk salah satunya faktor genetik.

Lebih jelasnya, yuk simak pembahasan berikut ini!

Diagnosis Alergi Perubahan Suhu

Diagnosis alergi dingin dapat dipertimbangkan saat terdapat keluhan setelah seseorang terpapar benda atau lingkungan dengan suhu rendah. Di butuhkan data menyeluruh mengenai gejala yang timbul dan kondisi yang dialami saat terpapar dingin. Selain itu akan dilakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui ragam gejala alergi yang dialami.

Diagnosis umumnya perlu dikonfirmasi dengan uji eliminasi. Uji eliminasi dilakukan dengan menghindari paparan benda dan udara dingin yang dapat memicu alergi. Bila keluhan mereda dan gejala tidak lagi muncul, kemungkinan orang tersebut memang memiliki alergi terhadap suhu dingin.

Berbagai Penyebab Alergi Perubahan Suhu

Munculnya reaksi alergi dingin dapat terjadi saat pelepasan histamin dan zat kimia lain ke dalam aliran darah yang dipicu oleh cuaca dingin.

Beberapa penyebab lain alergi dingin adalah faktor genetik, memiliki sel kulit yang terlalu sensitif, virus, atau penyakit tertentu. Namun, penyebab pasti alasan tubuh bereaksi demikian terhadap dingin masih belum diketahui.

Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena alergi dingin yaitu:

1. Reaksi Sistem Imun

Pada kebanyakan kasus, alergi dingin terjadi akibat reaksi sistem imun yang menganggap suhu dingin sebagai bahaya. Lalu, sistem imun merespons dengan melepaskan antibodi, histamin, dan berbagai zat lain, yang memicu gejala.

2. Faktor Usia

Anak-anak dan remaja paling rentan terkena alergi dingin dan biasanya membaik dengan sendirinya setelah beranjak dewasa. Meski begitu, orang dewasa juga bisa mengalami kondisi ini.

3. Mengidap Penyakit Tertentu

Ada beberapa gangguan kesehatan atau penyakit, seperti kanker atau hepatitis, yang meningkatkan risiko terkena alergi dingin.

Risiko alergi ini juga bisa meningkat karena penyakit yang berkaitan dengan darah dan kulit.

Pada beberapa kasus, orang yang baru saja terkena infeksi, seperti pneumonia atau radang paru-paru, lebih berisiko mengalami alergi dingin.

4. Faktor Genetik

Ada anak yang mewarisi penyakit ini dari orang tuanya. Sebab, ada kondisi pada gen tertentu yang diduga jadi penyebab alergi dingin ini, bisa diturunkan dari orangtua ke anak. Namun, hal ini sangat jarang terjadi.

Gejala Alergi Perubahan Suhu

Pertanda atau gejala yang dapat timbul saat seseorang mengalami alergi dingin dapat dalam kisaran ringan hingga parah. Untuk gejala yang ringan mungkin termasuk:

  • Bintik-bintik kemerahan sementara diserta bilur yang gatal pada area kulit yang terkena dingin.
  • Reaksi kulit yang buruk saat rasa dingin menghilang.
  • Alami pembengkakan pada tangan saat memegang benda yang dingin.
  • Adanya pembengkakan pada bibir karena mengonsumsi makanan atau minuman dingin.

Lalu, untuk reaksi yang parah, antara lain:

  • Alami anafilaksis yang dapat menyebabkan pingsan, jantung berdebar, pembengkakan badan, dan syok.
  • Pembengkakan pada lidah dan tenggorokan yang menyulitkan untuk bernapas.
  • Palpitasi jantung.
  • Penurunan tekanan darah.
  • Pingsan.

Gejala urtikaria ini dimulai segera saat kulit alami penurunan suhu udara atau air dingin secara tiba-tiba. Setiap episode yang terjadi dapat bertahan sampai sekitar dua jam. Masalah yang paling parah terjadi adalah saat alami paparan dingin di seluruh tubuh, seperti berenang di air dingin. Jika tidak segera diatasi, pengidapnya dapat hilang kesadaran dan tenggelam.

Faktor Risiko Alergi Perubahan Suhu

Gangguan yang disebut urtikaria dingin ini paling sering terjadi pada remaja. Sekitar setengah dari pengidapnya dapat menjadi lebih baik atau pun tidak setelah 6 tahun kemudian. Selain itu, alergi dingin dapat diwarisi dari anggota keluarga lainnya meski bisa juga tidak.

Masalah ini juga dapat terjadi akibat penyebab sekunder, seperti:

  • Kondisi autoimun.
  • Infeksi virus yang menyebabkan mononukleosis.
  • Cacar air.
  • Hepatitis virus.

Diagnosis alergi dingin dapat didiagnosis dengan menempatkan es batu pada kulit selama lima menit. Jika benar mengidap penyakit ini, benjolan merah dapat terbentuk setelah beberapa menit es batu disingkirkan. Selain itu, gangguan ini juga dapat dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh.

Pengobatan Alergi Perubahan Suhu

Pada kasus alergi dingin yang parah bisa berakibat fatal seperti pembengkakan pada tenggorokan dan lidah sehingga menyebabkan kesulitan bernapas, reaksi anafilaksis penyebab tekanan darah turun, jantung berdebar, pingsan, hingga pembengkakan lengan dan kaki.

Umumnya, alergi dingin dapat menghilang dengan sendirinya dalam kurun waktu mingguan hingga bulan, tetapi ada pula yang bertahan cukup lama. Untuk itu, jika tiba-tiba merasa muncul tanda-tanda alergi dingin, sebaiknya langsung cari penyebabnya lalu mengobatinya.

Pengobatan alergi dingin dapat di ikhtiarkan dengan ikhtiar pengobatan PAZ Al Kasaw. Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun oleh ustadz  Haris Moedjhid. Dimana terapi ini sangat efektif untuk memperbaiki sistem tubuh dan mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu.

Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) Anda akan sehat.
Pengobatan alergi perubahan suhu ini dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini.

Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan. Ya demikianlah kupasan, Pengobatan Alergi Perubahan Suhu dengan Metode PAZ Al Kasaw, semoga bisa membantu.  Insyaa Allah metode PAZ Al Kasaw bisa membantu mengatasi keluhan tersebut.

Anda juga bisa menghubungi kontak admin Mbak Khadijah melalui:

  • Telepon:0813-2671-1362
  • WhatsApp: 0813-2671-1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau

orang-orang tercinta Anda.

 

Pengobatan Alergi Debu Dan Dingin Menggunakan Metode PAZ Al Kasaw

Pengobatan Alergi Debu Dan Dingin Menggunakan Metode PAZ Al Kasaw

Debu adalah salah satu partikel halus yang terdapat di sekitar kita. Debu merupakan kumpulan sel kulit mati, kotoran, bulu hewan, dan berbagai zat asing (mikroorganisme) lain. Pada sebagian orang, paparan debu dapat menimbulkan ketidak nyamanan hingga gangguan kesehatan. Orang yang sensitif terhadap debu disebut menderita alergi debu dan dingin.

Alergi adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh manusia (sistem imun) terhadap zat tertentu yang seharusnya tidak berbahaya. Reaksi tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti pilek, ruam kulit yang gatal, atau bahkan sesak napas.

Alergi umumnya terjadi pada anak-anak dan biasanya akan mereda seiring usia bertambah. Akan tetapi, pada beberapa orang, alergi yang diderita masih muncul meskipun sudah memasuki usia dewasa.

Reaksi alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh atau sistem imun bereaksi terhadap zat tertentu yang tidak menimbulkan reaksi pada orang lain.

Reaksi alergi yang muncul pada tiap orang berbeda-beda, mulai dari reaksi yang ringan, seperti bersin-bersin, hingga reaksi berat, yaitu anafilaksis. Reaksi alergi yang muncul juga tergantung dari jenis alergennya.

Sistem imun akan menganggap alergen sebagai zat berbahaya. Akibatnya, tubuh akan bereaksi, dengan melepaskan histamin yang menimbulkan reaksi alergi.

Beberapa jenis alergen yang dapat menyebabkan alergi adalah:

  • Gigitan atau sengatan serangga, misalnya sengatan lebah
  • Makanan, seperti kerang, kacang-kacangan, makanan laut, atau susu
  • Partikel di udara, misalnya bulu hewan, tungau debu, atau serbuk sari
  • Obat-obatan, contohnya antibiotik penisilin
  • Zat yang bersentuhan dengan kulit secara langsung, seperti bahan kimia pada parfum, sabun, sampo, atau bahan lateks

Gejala reaksi alergi biasanya muncul beberapa menit setelah penderita melakukan kontak dengan alergen. Gejala ini juga dapat berkembang secara bertahap dalam beberapa jam.

Gejala yang muncul akibat alergi tergantung pada jenis alergen dan bagaimana penderita melakukan kontak dengan alergen. Meski demikian, beberapa gejala alergi yang sering muncul adalah:

  • Bersin-bersin, hidung gatal, berair dan tersumbat
  • Kulit memerah dan gatal
  • Kulit kering dan pecah-pecah
  • Mata memerah, gatal, dan berair
  • Pembengkakan di bibir, lidah, dan kelopak mata
  • Sakit perut, muntah, dan diare
  • Batuk, bengek, dan sesak napas

 Faktor Pemicu Alergi Debu Yaitu:

1.   Tungau

Serangga kecil ini sering terdapat di dalam debu. Gejala alergi debu timbul bila penderitanya menghirup debu yang mengandung feses tungau. Ini terjadi karena feses tungau mengandung protein yang dianggap berbahaya oleh sistem kekebalan tubuh.

Tungau biasanya berkembang biak di sudut-sudut rumah yang hangat dan lembap dan hidup di kasur, sofa, lemari, karpet, tirai, dan perabotan lainnya. Anda dapat mengurangi populasi tungau di rumah dengan rajin mengelap perabotan. Selain itu, Anda bisa memasang humidifier untuk mengatur kelembapan udara di rumah tidak kurang dari 50 persen.

2. Jamur

Jamur dan sporanya juga dapat menyebabkan gejala alergi debu. Jamur sering ditemui di banyak bagian di dalam rumah, seperti kamar mandi, dapur, atau dekat lemari baju.

Spora adalah salah satu cara perkembangbiakan tumbuhan. Butiran spora sangat ringan dan berukuran kecil sehingga mudah melayang di udara. Bila terhirup oleh penderita alergi, sistem kekebalan tubuh akan menganggapnya sebagai zat berbahaya dan bereaksi secara berlebihan.

3.   Bulu hewan

Sebenarnya bukan bulu hewan yang menjadi alergen, melainkan protein dalam sel-sel kulit mati, air liur, atau urine yang menempel pada bulu hewan. Orang yang memiliki alergi terhadap bulu hewan sebaiknya tidak memelihara hewan berbulu untuk mencegah timbulnya gejala alergi.

Bila Anda tidak alergi pada bulu hewan, Anda tetap harus membersihkan hewan peliharaan secara rutin. Ini agar kebersihannya terjaga dan bulunya tidak mencemari tempat tinggal Anda.

4.  Kecoa

Hewan ini termasuk jenis serangga yang dapat menyebarkan penyakit dengan mencemari makanan manusia. Terkadang, liur, urine, dan kotoran kecoa bisa bercampur dengan debu dan menyebabkan gejala alergi. Sama seperti tungau, kecoa senang hidup di tempat bersuhu hangat. Untuk mencegahnya bersarang di rumah, Anda harus membersihkan rumah secara berkala.

5. Serbuk sari

Serbuk sari adalah sarana berkembang biak tumbuhan seperti rumput dan bunga. Ukuran serbuk sari sangat kecil dan tidak kelihatan sehingga mudah terbawa angin, bercampur debu, dan terhirup. Gejala alergi debu yang dipicu serbuk sari berbeda-beda, tergantung pada jenis tanamannya.

Pengobatan Yang Tepat Untuk Alergi Debu

Alergi debu merupakan salah satu sakit yabg sering di alami oleh beberapa orang. Di negara tropis seperti Indonesia, tungau debu rumah menjadi penyebab utama alergi pada hidung. Tungau debu rumah masuk ke dalam tubuh melalui udara yang terhirup saluran napas. Alergi debu dapat di ikhtiarkan dengan melakukan perbaikan sistem tubuh dengan menggunakan metode terapi PAZ Al Kasaw.

Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun oleh ustadz  Haris Moedjhid. Dimana terapi ini sangat efektif untuk memperbaiki sistem tubuh dan mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu.

Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) Anda akan sehat.
Pengobatan Menghilangkan Alergi Debu ini dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini.

Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan. Ya demikianlah kupasan,, semoga bisa membantu.  Insyaa Allah metode PAZ Al Kasaw bisa membantu mengatasi keluhan tersebut.

Anda juga bisa menghubungi kontak admin Mbak Khadijah melalui:

  • Telepon:0813-2671-1362
  • WhatsApp: 0813-2671-1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau

orang-orang tercinta Anda.

 

Menangani Penderita Cerebral Palsy Dengan Metode PAZ Al Kasaw

Menangani Penderita Cerebral Palsy Dengan Metode PAZ Al Kasaw

Menangani Cerebal Palsy

Menurut data WHO penderita cerebral palsy dianggap kondisi yang menyebabkan gangguan pada hubungan seseorang dengan aktivitas sehari-hari dan lingkungan, penyandang Cerebral Palsy adalah merupakan kelompok minoritas di dunia ,dimana 40% dari jumlah penyandang disabilitas dunia berada di kalangan negara berkembang. perlu di ketahui juga, anak-anakCerebal Palsy mengambil porsi seperti pekerjaan bahkan pendidikan sepertiga dari total peyandang disabilitas dunia (Merdiasi, 2015).

Cerebal Palsy dengan ketunadaksaan terjadi di Indonesia pada tahun 2018 dengan jumlah penduduk di Indonesia dengan disabilitas mencapai 2.126.000 jiwa, dengan total jumlah Cerebral Palsy sedang 717.312 dan Cerebral Palsy Berat 149.458 jiwa,sama dengan menyumbang angka 47,4% dari keseluruhan jumlah difabel (Junianto.A, 2018). Peningkatan jumlah penyandang Disabilitas ini tersebar di seluruh provinsi, salah satu nya adalah Provinsi Jawa Timur.

Menurut hasil data utama Riskesdas 2018 terdapat sekitar 10,6% penderita Cerebal Palsy dari seluruh jumlah penduduk di Jawa Timur yang terdiri dari (6,5%) pada usia 5-17 tahun, (2,5%)pada usia 18-59 tahun dan (1,6%) pada usia lansia >60 tahun (Riskesdas, 2018).

Faktor Yang Penyebab Cerebal Palsy Sebagai Berikut:

Gangguan pada masa kehamilan

Cerebal Palsy paling sering disebabkan oleh gangguan perkembangan otak saat anak masih di dalam kandungan. Kondisi ini disebabkan oleh:

  • Perubahan pada gen yang memiliki peran dalam perkembangan otak
  • Infeksi saat hamil yang menular pada janin, seperti cacar air, rubella, sifilis, herpes, zika, toksoplasmosis, dan infeksi cytomegalovirus
  • Gangguan aliran darah ke otak janin
  • Perbedaan golongan darah rhesus antara ibu dan bayi

Gangguan pasca persalinan

Kerusakan otak pada Cerebal Palsy juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang terjadi saat atau setelah bayi lahir, yaitu:

  • Kurangnya suplai oksigen pada otak bayi (asfiksia) selama proses persalinan
  • Kelahiran sungsang, yaitu lahir dengan kaki keluar terlebih dahulu
  • Penyakit kuning (kernikterus)
  • Radang pada otak (ensefalitis) atau selaput otak (meningitis) bayi
  • Cedera parah di kepala, contohnya pada kasus shaken baby syndrome atau akibat kecelakaan

Faktor risiko cerebral palsy

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko bayi terkena cerebral palsy, yakni:

  • Kelahiran bayi kembar dua atau lebih, terutama jika salah satu bayi selamat dan bayi yang lain meninggal saat dilahirkan
  • Berat badan bayi yang rendah saat lahir, yaitu kurang dari 2,5 kilogram
  • Kelahiran prematur, yaitu lahir pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu
  • Kebiasaan buruk pada ibu selama masa kehamilan, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, atau menggunakan NAPZA

Gejala Cerebal Palsy

Tanda dan gejala penyakit ini dapat sangat bervariasi dari orang ke orang. Cerebral palsy dapat memengaruhi seluruh tubuh, atau terbatas terutama pada satu atau dua anggota badan, atau satu sisi tubuh. Umumnya, tanda dan gejala termasuk masalah dengan gerakan dan koordinasi, bicara dan makan, perkembangan, dan masalah lainnya.

Pergerakan dan koordinasi

Gejala Cerebal Palsy yang berkaitan dengan pergerakan dan koordinasi adalah:

  • Kecenderungan menggunakan satu sisi tubuh, seperti menyeret salah satu tungkai saat merangkak, atau menggapai sesuatu hanya dengan satu tangan
  • Kesulitan melakukan gerakan yang tepat, misalnya saat mengambil suatu benda
  • Gaya berjalan yang tidak normal, seperti berjinjit, menyilang seperti gunting, atau dengan tungkai terbuka lebar
  • Otot yang kaku atau malah sangat lunglai
  • Sendi kaku dan tidak terbuka sepenuhnya (kontraktur sendi)
  • Tremor pada wajah, lengan, atau anggota tubuh lainnya
  • Gerakan menggeliat yang tidak terkontrol

Kemampuan berbicara dan makan

Gangguan pada otot di sekitar wajah akibat Cerebal Palsy dapat mengakibatkan penderitanya kesulitan dalam berbicara dan makan. Gejala yang mungkin terlihat akibat kondisi ini adalah:

  • Gangguan berbicara (disartria)
  • Kesulitan dalam menelan (disfagia)
  • Kesulitan dalam mengisap dan mengunyah
  • Terus-menerus mengeluarkan air liur

Pertumbuhan dan perkembangan

Penderita cerebral palsy umumnya mengalami gangguan pada pertumbuhan dan perkembangannya. Gejala yang mungkin muncul antara lain:

  • Terhambatnya pertumbuhan anggota tubuh sehingga ukurannya akan lebih kecil dibandingkan dengan ukuran normal
  • Terlambatnya perkembangan kemampuan gerak, seperti duduk, berguling, atau merangkak
  • Gangguan belajar
  • Gangguan kecerdasan

Sistem saraf

Kerusakan pada otak dapat mengakibatkan gangguan pada sistem saraf, seperti:

  • Kejang (epilepsi)
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan pendengaran
  • Kurang merespons terhadap sentuhan atau rasa nyeri
  • Kondisi kesehatan mental, seperti gangguan emosional dan perilaku
  • Ketidakmampuan dalam menahan buang air kecil (inkontinensia urine)

Masalah Lainnya

Kerusakan otak dapat menyebabkan masalah neurologis lainnya, seperti:

  • Kejang (epilepsi).
  • Kesulitan mendengar.
  • Masalah dengan penglihatan dan gerakan mata yang tidak normal.
  • Sentuhan abnormal atau sensasi nyeri.
  • Masalah kandung kemih dan usus, termasuk sembelit dan inkontinensia urine.
  • Kondisi kesehatan mental, seperti gangguan emosional dan masalah perilaku.

Gejala cerebral palsy bisa ringan hingga berat. Jenis gejala yang muncul tergantung pada bagian otak yang terpengaruh. Gejala tersebut biasanya muncul dalam 2 tahun pertama usia anak dan bisa bersifat permanen.

Penyebab Cerebral Palsy

Cerebral palsy disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang. Ini biasanya terjadi sebelum anak lahir, tetapi bisa juga terjadi saat lahir atau pada awal masa bayi. Dalam banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui. Banyak faktor yang dapat menyebabkan masalah dengan perkembangan otak. Beberapa termasuk:

  • Mutasi gen yang mengakibatkan kelainan genetik atau perbedaan perkembangan otak.
  • Infeksi ibu yang mempengaruhi janin yang sedang berkembang.
  • Stroke janin, gangguan suplai darah ke otak yang sedang berkembang.
  • Pendarahan ke otak di dalam rahim atau saat bayi baru lahir.
  • Infeksi bayi yang menyebabkan peradangan di dalam atau di sekitar otak.
  • Cedera kepala traumatis pada bayi, seperti dari kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh atau kekerasan fisik.
  • Kurangnya oksigen ke otak terkait dengan persalinan atau kelahiran yang sulit, meskipun asfiksia terkait kelahiran jauh lebih jarang menjadi penyebab, daripada yang diperkirakan secara historis.

Gangguan otak yang menyebabkan kondisi ini tidak berubah seiring waktu, sehingga gejalanya biasanya tidak memburuk seiring bertambahnya usia. Namun, seiring bertambahnya usia anak, beberapa gejala menjadi lebih atau kurang jelas. Dan pemendekan otot dan kekakuan otot dapat memburuk jika tidak ditangani segera ditangani.

Faktor risiko cerebral palsy

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko bayi terkena cerebral palsy, yakni:

  • Kelahiran bayi kembar dua atau lebih, terutama jika salah satu bayi selamat dan bayi yang lain meninggal saat dilahirkan
  • Berat badan bayi yang rendah saat lahir, yaitu kurang dari 2,5 kilogram
  • Kelahiran prematur, yaitu lahir pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu
  • Kebiasaan buruk pada ibu selama masa kehamilan, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, atau menggunakan NAPZA.

Cara Pencegahan Dan Penyembuhan Cerebral Palsy

1. Melakukan Perawatan Selama Kehamilan

Cara mencegah cerebral palsy yang pertama adalah dengan melakukan perawatan selama kehamilan. Beberapa kasus cerebral palsy terjadi selama anak masih dalam kandungan. Kondisi kehamilan yang bermasalah seperti stres yang dialami sang ibu atau kelahiran prematur menjadi salah satu penyebab munculnya cerebral palsy pada anak.
Jadi, melakukan perawatan selama kehamilan sangat diperlukan agar anak bisa terlahir dengan normal serta terhindar dari cerebral palsy.

2. Memperhatikan Masa Perkembangan Anak

Cara mencegah cerebral palsy berikutnya adalah dengan memperhatikan masa perkembangan anak. Beberapa kasus cerebral palsy terjadi selama masa perkembangan seperti cedera kepala parah, kecelakaan, tenggelam, dll. Untuk itu para orang tua sudah seharusnya selalu memperhatikan masa perkembangan anak. Apalagi selama masa perkembangan, anak pasti selalu aktif bergerak dan mencoba berbagai hal baru. Selain itu menggunakan piranti untuk keselamatan anak seperti helm saat anak bersepeda juga bisa kamu gunakan sebagai salah satu cara mencegah kecelakaan yang bisa menyebabkan cerebral palsy.

3. Mewaspadai Bayi Kuning

Cara mencegah cerebral palsy yang terakhir adalah dengan mewaspadai apabila bayi terlahir kuning. Seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, bayi kuning terjadi akibat bilirubin yang berlebih pada darah yang belum bisa disaring sempurna oleh hati bayi. Walaupun beberapa kasus bayi kuning tidaklah berbahaya, namun bayi yang terlahir kuning tetap harus diwaspadai serta segera dilakukan pengobatan karena bayi kuning yang parah bisa menjadi penyebab munculnya cerebral palsy.
Berbagai cara mencegah cerebral palsy di atas, bisa kamu jadikan sebagai tambahan pengetahuan serta kewaspadaan kamu untuk membantu mencegah cerebral palsy.

Cerebal palsy juga dapat di ikhtiarkan dengan melakukan pengobatan PAZ Al Kasaw.

Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun oleh ustadz  Haris Moedjhid. Dimana terapi ini sangat efektif untuk memperbaiki sistem tubuh dan mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu.

Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) Anda akan sehat.
Pengobatan dengan cara menghilangkan keputihan secara alami ini dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini.

Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan. Ya demikianlah kupasan, Menangani Cerebal Palsy , semoga bisa membantu.  Insyaa Allah metode PAZ Al Kasaw bisa membantu mengatasi keluhan tersebut.

Anda juga bisa menghubungi kontak admin Mbak Khadijah melalui:

  • Telepon:0813-2671-1362
  • WhatsApp: 0813-2671-1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau

orang-orang tercinta Anda.

Mengenal Jenis Alergi Kulit Dan Pengobatan Yang Efektif

Mengenal Jenis Alergi Kulit Dan Pengobatan Yang Efektif

jenis alergi kulit

Alergi adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh manusia (sistem imun) terhadap zat tertentu yang seharusnya tidak berbahaya. Reaksi alergi yang muncul pada tiap orang berbeda-beda, mulai dari reaksi yang ringan, seperti bersin-bersin, hingga reaksi berat, yaitu anafilaksis. Reaksi alergi yang muncul juga tergantung dari jenis alergennya, seperti alergi kulit. Alergi kulit juga memiliki beberapa jenis alergi kulit yang bisa mendera.

Ada banyak jenis alergi kulit, mulai dari yang ringan hingga parah. Macam-macam alergi kulit ini dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu yang biasanya tidak berbahaya atau menimbulkan reaksi pada orang lain.

Jika seseorang mengalami alergi, termasuk alergi kulit, itu artinya sistem kekebalan tubuhnya sensitif terhadap zat tertentu yang disebut sebagai alergen. Alergen bisa berupa makanan, lateks, bulu binatang, serangga, atau obat-obatan. Hal-hal lain seperti suhu dingin, panas, dan sinar matahari juga bisa memicu munculnya alergi kulit.

Reaksi tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti pilek, ruam kulit yang gatal, atau bahkan sesak napas.

Alergi Kulit yang Umum Terjadi

Berikut ini adalah jenis alergi kulit yang umum ditemukan pada penderita alergi:

1. Dermatitis atopik (eksim)

Eksim adalah jenis alergi kulit yang biasanya terjadi pada anak-anak. Kendati demikian, kondisi ini juga bisa terjadi pada orang dewasa. Gejala umum eksim adalah kulit kering, merah, gatal dan iritasi. Jika kulit sudah terinfeksi, biasanya akan timbul benjolan kecil berisi cairan bening atau kekuningan.

Kebanyakan kasus eksim disebabkan oleh faktor genetik atau adanya riwayat penyakit eksim di dalam keluarga. Selain itu, eksim juga sering dikaitkan dengan asma, rhinitis alergi, dan alergi makanan.

2. Dermatitis kontak alergi

Dermatitis kontak alergi  adalah jenis alergi kulit terjadi ketika kulit bersentuhan langsung dengan alergen. Seperti yang telah disebutkan di atas, pemicu terjadinya penyakit kulit ini bisa berupa apa saja, antara lain lateks, logam, parfum, dan tanaman.

Misalnya, jika Anda memiliki alergi terhadap nikel (bahan dalam perhiasan), kemudian kulit Anda bersentuhan langsung dengan perhiasan atau benda lain yang terbuat dari nikel, Anda bisa mengalami gejala-gejala dermatitis kontak alergi, seperti kulit gatal, kemerahan, bengkak, dan bersisik.

3. Dermatitis dishidrotik

Penyakit ini adalah sejenis dermatitis yaitu jenis alergi kulit yang terjadi pada tangan dan kaki. Gejalanya adalah kulit kering dan gatal, kadang-kadang seperti melepuh. Kulit yang melepuh akan terasa sangat gatal dan nyeri.

Penyebab dermatitis dishidrotik belum diketahui dengan pasti. Namun, kondisi ini lebih berisiko dialami oleh orang yang memiliki jenis alergi kulit lain, bertangan lembap, atau mudah berkeringat.

4. Urtikaria atau biduran

Urtikaria jenis alergi kulit yang merupakan peradangan dan pembengkakan pada permukaan kulit. Kondisi ini terjadi ketika tubuh terpapar zat atau benda tertentu yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh melepaskan histamin. Zat histamin inilah yang kemudian menimbulkan gejala-gejala urtikaria.

Urtikaria atau biduran dapat dikenali dengan munculnya benjolan merah pada kulit yang terasa gatal. Benjolan ini dapat muncul di satu atau beberapa bagian tubuh. Ukuran dan bentuk benjolan juga bisa berbeda-beda, dari yang kecil hingga yang besar dan lebar. Tak hanya sebagai reaksi alergi kulit, biduran juga bisa disebabkan oleh infeksi virus.

Ada dua jenis urtikaria, yakni urtikaria akut dan kronis. Urtikaria yang umum terjadi adalah urtikari akut. Biasanya, jenis urtikaria ini terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan atau menyentuh benda yang bersifat sebagai alergen. Kendati demikian, urtikaria akut juga dapat dipicu oleh suhu panas, obat-obatan, atau gigitan serangga.

Urtikaria kronis cukup jarang ditemukan. Sebagian besar urtikaria kronis belum diketahui penyebabnya. Urtikaria kronis bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, sedangkan urtikaria akut biasanya hanya berlangsung tidak lebih dari 6 minggu.

5. Angioedema

Angioedema adalah salah satu reaksi alergi yang terjadi pada kulit, jenis alergi kulit ini sedikit berbeda. Pada kondisi ini, terjadi penumpukan cairan pada kulit sehingga menyebabkan pembengkakan. Bedanya dengan biduran adalah pembengkakan pada angioedema terjadi di bagian bawah kulit.

Angiodema sering terjadi pada jaringan lunak, seperti kelopak mata, bibir, tenggorokan, atau bahkan alat kelamin. Biasanya angioedema muncul bersamaan dengan urtikaria.

Angioedema disebut “akut” jika kondisinya berlangsung dalam waktu singkat, seperti dalam hitungan menit atau jam. Angioedema akut biasanya disebabkan oleh reaksi alergi terhadap obat atau makanan, sedangkan angioedema kronis bersifat kambuhan dan biasanya tidak memiliki penyebab pasti.

Tanda dan gejala alergi pada kulit

Gejala alergi yang muncul tergantung pada zat yang berperan sebagai alergen dan juga daya tahan tubuh manusia. Hal ini dapat memengaruhi berbagai organ tubuh Anda, termasuk kulit. Reaksi jenis- jenis alergi kulit ini cukup beragam, mulai dari yang ringan hingga berat dan membutuhkan perawatan darurat.

Pada beberapa kasus yang parah, gejala alergi dapat memicu reaksi yang cukup berbahaya yang dikenal sebagai syok anafilaksis. Lantas, apa saja gejala alergi yang terjadi pada kulit?

1. Ruam

Salah satu gejala alergi yang paling umum terjadi adalah munculnya ruam di kulit. Anda mungkin berpikir bahwa kulit berfungsi sebagai pelindung bagian dalam tubuh yang pertama. Faktanya, kulit juga memiliki sel-sel khusus dari sistem kekebalan tubuh.

Sel-sel ini kemudian melindungi kulit dan tubuh dari virus, bakteri, dan senyawa berbahaya lainnya. Jika sel mendeteksi adanya zat yang mencurigakan, ia akan bereaksi di kulit dan menyebabkan peradangan. Reaksi sel sistem kekebalan tubuh ini akhirnya menghasilkan ruam di kulit.

Terapi Skoliosis Alami Dengan Metode PAZ Al Kasaw

Terapi Skoliosis Alami Dengan Metode PAZ Al Kasaw

 

World Health Organization (WHO) mencatat setidaknya 3% warga di dunia rentan terkena penyakit skoliosis dan di Indonesia prevalensi skoliosis sekitar 3%-5%. Kelainan tersebut biasa ditemukan pada anak-anak sebelum masa pubertas, yaitu pada usia 10-15 tahun. Skoliosis adalah kondisi tulang belakang yang melengkung, berbentuk seperti huruf C atau S. Skoliosis umumnya bergejala ringan, namun dapat berkembang menjadi lebih parah seiring pertambahan usia, khususnya pada wanita sehingga membutuhkan terapi skoliosis alami.

Tercatat terdapat tiga persen populasi dunia yang menderita skoliosis. Sementara di Indonesia, tiga hingga lima persen penduduk dipercaya memiliki kondisi  skoliosis. Skoliosis umumnya hanya menyebabkan masalah ringan sehingga mengabaikan terapi skoliosis alami.

Namun dalam beberapa kasus, skoliosis dapat menyebabkan gangguan jantung, paru-paru, dan kelemahan pada tungkai. Indonesia memiliki penduduk yang banyak, jadi presentasi tiga sampai lima persen itu cukup banyak sebenarnya untuk kasus skoliosis.

Pengeretian Skoliosis

Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang yang ditandai dengan bentuk punggung melengkung seperti huruf C atau S. Skoliosis lebih sering ditemukan pada anak-anak sebelum masa pubertas, yaitu sekitar usia 10–15 tahun.   Terapi skoliosis alami merupakan keinginan para penderita skoliosis untuk sembuh.

Skoliosis biasanya menimbulkan keluhan ringan, tetapi dapat berkembang menjadi lebih parah seiring pertambahan usia. Jika tidak ditangani, lengkungan skoliosis yang sangat parah dapat menimbulkan kerusakan sendi dan nyeri berkepanjangan.

Penyebab Skoliosis

Pada sebagian besar kasus, skoliosis terjadi tanpa diketahui penyebabnya (idiopatik). Namun, terdapat beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya skoliosis, yaitu:

  • Bantalan dan sendi tulang belakang yang mulai aus akibat usia (skoliosis degeneratif)
  • Bawaan lahir (skoliosis kongenital)
  • Gangguan saraf dan otot (skoliosis neuromuskular), misalnya penyakit distrofi otot atau cerebral palsy
  • Cedera atau infeksi tulang belakang
  • Cacat tulang belakang

Gejala Skoliosis

Gejala skoliosis dapat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan kondisinya. Akan tetapi, beberapa gejala khas skoliosis yang umumnya timbul antara lain:

  • Tulang belakang yang tampak melengkung
  • Salah satu bahu lebih tinggi daripada yang lain
  • Salah satu pinggul lebih menonjol daripada yang lain
  • Salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol daripada yang lain
  • Tubuh penderita skoliosis condong ke satu sisi
  • Tinggi pinggang tidak rata
  • Nyeri punggung bawah
  • Kaku pada punggung
  • Ketegangan otot

Lengkungan yang parah dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada punggung. Tulang belakang juga bisa berputar sehingga lengkungan bertambah parah dan salah satu tulang rusuk atau otot di satu sisi tubuh tampak menonjol daripada sisi lainnya.

Jenis-jenis skoliosis

Penyakit skoliosis dapat dibagi menjadi beberapa jenis, dan lebih jelasnya adalah:

1. Skoliosis kongenital

Kelainan tulang belakang ini terjadi karena janin tidak sepenuhnya mengembangkan vertebra secara sempurna di dalam kandungan. Tipe penyakit skoliosis ini umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir.

2. Skoliosis idiopatik

Jenis skoliosis ini umumnya terjadi pada anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan. Kondisi ini lebih banyak ditemukan pada anak berusia 10-18 tahun.

3. Skoliosis degeneratif

Kondisi ini lebih banyak ditemukan pada orang dewasa yang pernah mengidap skoliosis sebelumnya. Tulang belakang penderita akan mengalami aus seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi ini menyebabkan tulang belakang pun bengkok.

4. Skoliosis neuromuskular

Jenis kelainan tulang belakang ini disebabkan oleh kelainan pada sistem saraf atau sistem otot. Biasanya, berkaitan dengan penyakit cerebral palsy.

5. Skoliosis sindromik

Kelainan tulang belakang tipe ini terjadi akibat adanya sindrom yang dimiliki seseorang, seperti gangguan jaringan ikat (sindrom Marfan dan Ehlers-Danlos), trisomi 21, Prada-Willi, sindrom Retts, dan sindrom Beale.

6. Kifosis Scheuermann

Jenis ini terjadi ketika bagian depan tulang belakang tumbuh lebih lambat dibanding dengan bagian belakang pada masa anak-anak. Hal ini menyebabkan tulang belakang bagian depan menjadi lebih kecil, sehingga tulang belakang pu melengkung.

Seberapa umumkah penyakit ini?

Penyakit skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang cukup umum terjadi. Gangguan pada sistem rangka, terutama pada tulang belakang jenis ini, dapat menyerang bayi yang baru lahir, anak dalam masa pertumbuhan, orang dewasa hingga lansia.

Skoliosis lebih banyak menyerang perempuan disinyalir karena perempuan memiliki jumlah otot yang lebih sedikit dibanding laki-laki. Selain itu, otot dan tulang perempuan juga disebut lebih lemah dibandingkan kaum Adam. Sedangkan pada anak-anak umumnya merupakan idiopatik dan dapat berubah menjadi penyakit yang serius seiring pertumbuhan.

Terapi Skoliosis Alami
Terapi Skoliosis Alami

Faktor-faktor risiko skoliosis

Selain penyebab, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kelainan tulang belakang. Faktor risiko dari penyakit skoliosis adalah:

  • Usia

Meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun, kelainan tulang belakang ini umumnya muncul di usia anak mendekati masa pubertas. terapi skoliosis alami merupakan ide yang  bisa membantu menyelesaikan permasalahan sakit skoliosis.

  • Jenis kelamin

Anak laki-laki atau perempuan memiliki risiko kelainan tulang belakang yang tidak berbeda jauh. Akan tetapi, anak perempuan memiliki risikonya jauh lebih tinggi pada tingkat keparahan sehingga membutuhkan perawatan terapi skoliosis alami lebih dini.

  • Riwayat kesehatan keluarga

Sebagian kecil kasus anak dengan kelainan tulang belakang ini memiliki anggota keluarga dengan penyakit yang serupa. pengobatan terapi skoliosis alami bagi anak-anak sangat perlu agar mencegah skoliosis.

Komplikasi skoliosis

Kelainan tulang belakang yang tidak ditangani dengan baik, dapat menimbulkan komplikasi seperti skoliosis.  Tulang punggung dengan lengkungan yang cukup parah dapat memengaruhi kinerja organ vital di sekitarnya.

Selain itu, tulang belakang yang melengkung parah juga berisiko mengganggu. Bahaya komplikasi akibat skoliosis yang umumnya terjadi adalah:

Kerusakan jantung dan paru-paru

Pada kasus yang cukup parah, tulang belakang yang melengkung dapat menekan tulang rusuk, sehingga ruang yang dibutuhkan bagi jantung dan paru-paru akan menyempit. Hal ini berisiko mengakibatkan gangguan pada sistem pernapasan dan masalah pada peredaran darah.

Masalah punggung

Hampir seluruh penderita kondisi ini menderita sakit punggung yang bersifat menahun atau kronis. Hal ini bisa mengganggu berbagai aktivitas, bahkan tidur.

Deteksi skoliosis dapat dilakukan dengan dua cara yakni mengecek dari belakang dan mengecek dengan membungkuk.

Penampilan buruk

Apabila kondisi penderita semakin memburuk, akan terjadi perubahan-perubahan fisik yang cukup jelas, seperti bahu atau pinggang yang tidak rata, tulang rusuk menonjol, atau pinggang miring ke salah satu sisi.

Pengobatan yang tepat dengan  terapi skoliosis

Skoliosis dapat di sembuhkan dengan cara memperbaiki sistem tubuh, skoliosis dapat menimbulkan koplikasi bila tidak mendapatkan pengobatan, salah satunya dengan terapi skoliosis alami.

Skoliosis dapat ditangani dengan jalan non-operasi. Kedua jenis perawatan skoliosis ini bertujuan untuk menghentikan progresivitas tulang, menyeimbangkan bentuk tubuh, dan mengembalikan tulang belakang yang bengkok kembali ke fitrohnya.

Yang penting pada skoliosis adalah deteksi dini, umumnya lengkungan skoliosis dapat diobati tanpa tindakan bedah jika kelainan ini diketahui sejak dini dan sudut kelengkungan belum terlalu besar dengan melakukan terapi skoliosis alami.

Terapi skoliosis bisa mengurangi sedikit demi sedikit lengngkungan skoliosis hingga kembke posisi fitrahnya tulang.  Terapi skoliosis bisa di ikhtiarkan dengan menggunakan pengobatan gerakan PAZ Al Kasaw.

Terapi Skoliosis Alami

Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun. Dimana terapi ini sangat efektif untuk mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu. Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) Anda akan sehat.

Pengobatan terapi skoliosis alami dengan menggunaka gerakan PAZ Al Kasaw  dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini.

Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan.

Ya, demikianlah kupasan tentang, Terapi Skoliosis Alami Dengan Metode PAZ Al Kasaw, semoga bisa membantu. Insyaa Allah metode PAZ Al Kasaw bisa membantu mengatasi keluhan tersebut.

Anda juga bisa menghubungi kontak admin Mbak Khadijah melalui:

  • Telepon:0813-2671-1362
  • WhatsApp: 0813-2671-1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau

orang-orang tercinta Anda

Jenis Jenis Tumor Payudara Dan Metode Pengobatannya

Jenis Jenis Tumor Payudara Dan Metode Pengobatannya

Sebagian besar wanita mungkin bertanya-tanya apakah payudara yang dimilikinya normal atau tidak. Bila Anda salah satunya, sebaiknya mulai pahami ciri-ciri payudara yang sehat dan normal sejak sekarang. Memahaminya dapat membantu mengantisipasi berbagai penyakit pada wanita yang mungkin terjadi. Salah satunya tumor payu dara, mari kita simak jenis jenis tumor payudara yang bisa menyerang kaum wanita.

Kanker payudara menjadi penyakit yang paling ditakuti semua wanita di seluruh dunia selain kanker serviks. Bukan tanpa alasan, penyakit ini menyumbang angka kematian tertinggi di dunia. Inilah mengapa, penting bagi para wanita untuk melakukan pemeriksaan dini secara mandiri.

jenis jenis tumor payudara

Kanker payudara merupakan suatu jenis tumor ganas yang berkembang pada sel-sel payudara. Kanker ini dapat tumbuh jika terjadi pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel pada payudara.

Perlunya pemahaman mulai pahami ciri-ciri payudara yang sehat dan normal sejak sekarang. Memahaminya dapat membantu mengantisipasi berbagai penyakit pada wanita yang mungkin terjadi. Mengenal dan mempelajari bahwa segala jenis jenis tumor payudara masih memiliki harapan besar untuk sembuh.

Jenis Jenis Tumor Payudara

Ada beberapa jenis kanker payudara yang terbagi menjadi dua tipe yang berbeda, yaitu invasive dan non-invasive. Kanker payudara invasive terjadi ketika sel kanker telah menyebar ke bagian lain payudara. Sedangkan kanker payudara non-invasive, merupakan kondisi sel kanker belum menyebar dari jaringan aslinya. Ada beberapa jenis kanker payudara yang sering terjadi:

  • Ductal Carcinoma In Situ;
  • Lobular Carnicoma In Situ;
  • Invasive Ductal Carcinoma; dan
  • Invasive Lobular Carcinoma

Perbedaan Tumor Payudara Ganas dan Tumor Payudara Jinak

Jenis-jenis Umumnya, tumor yang bersifat ganas berkembang menjadi sel kanker, sementara tumor yang sifatnya jinak tidak bersifat kanker dan bisa sembuh dengan sendirinya, meski pada beberapa kasus tetap membutuhkan peratian khusus.Perbedaan lain di antara tumor payudara ganas dan tumor payudara jinak? :

1.Rasa Nyeri. 

Ketika kamu menemukan benjolan pada payudara, kamu bisa merasakannya, apakah benjolan akan terasa sakit atau tidak. Kalau bersifat ganas, biasanya benjolan tidak sakit ketika diraba. Sementara tumor jinak terasa sakit ketika benjolan dipegang.

2. Cepat atau lambatnya pertumbuhan. 

Jika tumor bersifat jinak, pertumbuhan dan ukurannya relatif sama. Benjolan ini bisa menghilang ketika haid sudah selesai dan bisa saja tampak kembali pada periode haid berikutnya. Namun, tumor payudara ganas mengalami pertumbuhan yang cepat dan tampak menonjol pada payudara.

3. Perlekatan dan Pergerakan. 

Lalu, beda tumor payudara ganas dan tumor payudara jinak bisa terdeteksi dari perlekatan dan pergerakannya. Tumor yang sifatnya jinak bisa bergerak bebas ke kanan dan kiri karena tidak melekat pada jaringan maupun tulang lain di sekitar. Sementara tumor ganas cenderung melekat dan tidak bisa bergerak bebas.

4. Batas benjolan.

Ketika kamu merasa dan memberikan penekanan, tumor payudara jinak akan memiliki batas yang jelas. Berbeda dengan tumor ganas yang tidak memiliki batas tepi yang jelas. Permukaannya pun biasanya tidak merata.

5. Perubahan jaringan dan struktur kulit di area sekitar tumor.

Kalau kamu mengidap tumor payudara yang sifatnya ganas, perubahan jaringan dan struktur kulit akan lebih mudah dikenali. Biasanya, puting payudara juga tertarik ke dalam karena terbentuknya jaringan parut pada bagian dalam payudara.

Tidak semua benjolan tumor di tubuh merupakan gejala kanker. Pada banyak kasus, benjolan tumor  juga bisa terjadi akibat cedera, penumpukan cairan, atau masalah lainnya. Namun, benjolan abnormal yang tak kunjung hilang di tubuh harus diwaspadai sebagai gejala kanker.

Faktor Risiko Kanker Payudara

  • Jenis kelamin wanita jauh lebih tinggi dibandingkan pria.
  • Usia yang bertambah, paling banyak pada usia di atas 50 tahun.
  • Belum pernah hamil sebelumnya.
  • Kebiasaan merokok atau minum minuman beralkohol.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Mulai menopause pada usia lebih tua, yaitu setelah usia 55 tahun.
  • Mulai menstruasi sebelum usia 12 tahun.
  • Penggunaan alat kontrasepsi hormon dan terapi hormon setelah menopause.
  • Riwayat kanker payudara pada diri sendiri pada salah satu payudara.
  • Riwayat kanker payudara pada nenek, ibu, tante, adik, kakak, atau anak sekandung.
  • Riwayat terpapar dengan radiasi

Pencegahan Jenis Jenis Tumor Payudara Dan Pengobatannya.

Beberapa upaya pencegahanya, antara lain:

  • Berolahraga secara rutin.
  • Cukup istirahat.
  • Menyusui anak hingga berusia dua tahun.
  • Pemeriksaan rutin dan teliti dengan mandiri.
  • Pengelolaan stres yang baik.
  • Pola makan gizi seimbang.
  • Tidak merokok atau minum minuman beralkohol.

Pengobatan untuk jenis jenis tumor payudara dapat di ikhtiarkan dengan cara melakukan terapi PAZ Al Kasaw.

Terapi PAZ Al Kasaw  adalah terapi biomekanik hasil riset lebih dari 15 tahun. Dimana terapi ini sangat efektif untuk mengembalikan rangka, tulang belakang, tubuh ke posisi normal sehingga aneka jenis permasalahan kesehatan bisa terbantu. Apabila rangka Anda normal, tulang belakang juga normal, tidak melintir badannya, insya Allah (atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) Anda akan sehat.

Pengobatan dengan cara mengetahui gangguan pada mata dan cara mengatasinya, ini dapat Anda ikhtiarkan dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu di Griya Sehat Ayub Camp Klaten melalui halaman ini.

Di halaman tersebut juga terdapat jadwal pengobatan terapi PAZ Al Kasaw, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan diri dengan baik ketika mendaftarkan diri untuk ikhtiar mencari kesembuhan.

Ya, demikianlah kupasan, Jenis Jenis Tumor Payudara Dan Cara Pengobatannya, semoga bisa membantu. Insyaa Allah metode PAZ Al Kasaw bisa membantu mengatasi keluhan tersebut.

Anda juga bisa menghubungi kontak admin Mbak Khadijah melalui:

  • Telepon:0813-2671-1362
  • WhatsApp: 0813-2671-1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda atau

orang-orang tercinta Anda

 

Apakah Anda Mengetahui Cara Menghilangkan Benjolan Di pipi Secara Alami

Apakah Anda Mengetahui Cara Menghilangkan Benjolan Di pipi Secara Alami

Menemukan adanya benjolan di tubuh pasti membuat kita khawatir. Sebab, banyak gejala kanker bermula dari munculnya benjolan di tubuh, seperti benjolan di pipi. Benjolan adalah massa yang dapat muncul pada berbagai area tubuh akibat pertumbuhan jaringan tertentu. Harus ada trobosan cara menghilangkan benjolan di pipi secara alami.

 Mengapa Benjolan Di Pipi Tiba-tiba Muncul

Penyebab benjolan di pipi dikarenakan kelenjar getah bening di daerah sekitar wajah juga dapat membesar bila ada infeksi atau luka di daerah mulut, misalnya gigi berlubang atau sariawan bisa menyebabkan benjolan di pipi dalam. Dapat berupa jaringan lemak, jaringan lunak bahkan jaringan keras . Sehingga memicu Benjolan areal wajah.

Namun benjolan tidak hanya di satu tempat, bisa juga benjolan di pipi kiri, benjolan di pipi dalam, benjolan di pipi kiri dekat rahang, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan jaringan atau sel pembentuknya, benjolan umumnya diklasifikasikan menjadi dua yakni, benjolan jinak maupun ganas.  Akan tetapi, tidak semua benjolan terjadi karena penyakit kanker, eberapa benjolan juga bisa muncul tanpa memicu penyakit berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya.

Untuk benjolan di pipi bisa di kategorikan benjolan jinak dikarenakan luka di sekitar pipi seperti sakit gigi atau sariawan. Benjolan di pipi bisa saja disebabkan karena lipoma, pembengkakan kelenjar getah bening, limfoma, abses, bisul, gangguan tiroid, kista, fibroadenoma maupun tumor jinak lain, serta kanker.

benjolan di pipi kiri

Benjolan yang tidak berbahaya biasanya memiliki ciri khas seperti lembut bergerak dan berubah bentuk saat disentuh. Terletak di lapisan superfisial atau lemak kulit nyeri saat kita beraktivitas dan berkurang ukurannya saat kita istirahat.

Penyebab benjolan

Dalam kasus yang jarang terjadi, benjolan atau pembengkakan yang tidak diketahui penyebabnya bisa menjadi tanda masalah yang lebih serius di bawah kulit.

Menurut ahli bedah ortopedi Mesko, benjolan bisa terbentuk di tubuh karena trauma atau aktivitas tertentu. Benjolan yang tidak berbahaya biasanya bisa diatasi dengan istirahat yang cukup atau dikompres menggunakan es. Meski demikian, benjolan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan di tubuh.

Berbagai Penyakit Yang Ditandai Dengan Benjolan:

1. Kista

Salah satu kondisi paling umum yang menyebabkan benjolan atau pembengkakan adalah kista. Beberapa kista yang umum antara lain kista popliteal dan kista gangglion. Kista popliteal adalah tonjolan berisi cairan yang terbentuk di belakang lutut. Sementara itu, kista ganglion adalah benjolan bulat berisi cairan seperti jeli yang dapat berkembang pada tendon dan persendian.

2. Kanker

Benjolan yang bersifat kanker biasanya berukuran besar, keras, tidak nyeri saat disentuh dan muncul secara spontan. Benjolan tersebut akan tumbuh selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan. Benjolan kanker yang bisa dirasakan dari luar tubuh Anda bisa muncul di payudara, testis, atau leher, tetapi juga di lengan dan kaki. Benjolan juga bisa menjadi tanda kanker sarkoma. Jenis benjolan ini bisa tumbuh di eluruh jaringan lunak tubuh termasuk otot, tendon, lemak, pembuluh darah, pembuluh getah bening, saraf, dan jaringan di sekitar sendi. Benjolan yang menjadi tanda awal kanker sarkoma biasanya terasa nyeri. Jika tumbuh di area perut, benjolan tersebut bisa menyebabkan sensasi mual dan kenyang yang disertai rasa sakit.

3. Pembengkakan kelenjar getah bening

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh sedang membersihkan infeksi virus atau bakteri yang menyerang. Bakteri dan virus lain yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening meliputi:

  • Dingin dan flu. Infeksi sinus.
  • Radang tenggorokan.
  • Luka kulit.
  • Mononukleosis.

Kelenjar getah bening menjadi lebih besar ketika lebih banyak sel darah datang untuk melawan infeksi yang menyerang. Sel darah tersebut menumpuk sehingga menyebabkan tekanan dan pembengkakan. Seringkali, kelenjar getah bening yang membengkak akan berada di dekat tempat infeksi.

Cara Menghilangkan Benjolan Di pipi Secara alami Dan Solutif

Benjolan di pipi yang terjadi pada wajah  sebenarnya dapat di sembuhkan tanpa harus di bawa ke dokter untuk operasi.. Cukup di benarkan sistem tubuhnya saja, benjolan yang terurai dengan sendirinya, karena ketika sistem tubuh baik akan mempercepat kelanjar tubuh lancar dan tidak tersendat sehingga menimbulkan benjolan.

PAZ Al Kasaw adalah sebuah trobosan di dunia pengobatan islam yang berfokus pada kemandirian kesehatan. PAZ Al Kasaw berfokus pada perbaikan sistem tubuh yang menyimpang. PAZ adalah sebuah metode pengobatan temuan profesor Haris Mujahid yang Fokus pada pembetulan posisi ‘IDHOMAN (tulang).

PAZ Al Kasaw di kaji dan di teliti oleh Ustadz Haris Rahimahullah selama 15 tahun lebih dan di sempurnakan menjadi sebuah gerakan terapi yang memperbaiki sistem tubuh manusia.

Rumah Sehat PAZ ada Di Klaten yaitu bernama Griya Ayub Sehat adalah adalah satu kelinik dari PAZ Al kasaw. Jangan tunggu gangguan kesehatan hingga parah, segera konsultasikan dengan penerapis yang ahli di bidangnya.

Untuk berkonsultasi dengan Anda dapat meghubungi admin Mbak Khadijah melalui:

  • Telepon:0813-2671-1362
  • Whats App: 0813-2671-1362
  • Instagram: @pazalkasaw 

Chat via whats app paz

Semoga Allah memberikan ridho-Nya atas kesembuhan bagi Anda

dan orang-orang tercinta Anda